Kamis, 22 Oktober 2026

ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA

Algoritma &
Struktur Data

Informatika Kelas 10

Disusun oleh: Abdul Muhid

1. Konsep Dasar Algoritma

  • Definisi: Urutan langkah logis menyelesaikan masalah. Menjadi fondasi dasar pemrograman.
  • Sifat (Donald Knuth): Harus memiliki akhir (Finiteness), Jelas (Definiteness), Punya Input & Output, serta Efektif dikerjakan.
  • Pilar Berpikir Komputasional:
    • Dekomposisi: Memecah masalah besar.
    • Abstraksi: Fokus info relevan saja.
    • Pengenalan Pola: Mencari kesamaan.
    • Algoritma: Menuliskan langkah logisnya.

2. Variabel, Tipe Data & Operator

  • Aturan Variabel: Tidak boleh diawali angka dan tanda hubung (-). Boleh diawali huruf atau garis bawah (_).
  • Tipe Data:
    • Integer: Bilangan bulat (tanpa desimal), cocok untuk menghitung jumlah barang/rakaat.
    • Array (Larik): Kumpulan data sejenis dengan indeks numerik.
  • Operator: Mod (sisa pembagian), Div (hasil bagi bulat), Logika AND (mensyaratkan kedua kondisi wajib benar).

3. Flowchart & Struktur Kontrol

  • Simbol Utama Flowchart:
    Oval (Mulai/Selesai), Jajar Genjang (Input/Output), Persegi Panjang (Proses), Belah Ketupat (Kondisi/Percabangan).
  • Percabangan (Selection): Menggunakan kondisi "Jika-Maka" (If-Then) untuk mengambil keputusan berdasarkan syarat tertentu.
  • Perulangan (Looping): Format for...to...do untuk jumlah perulangan yang sudah pasti. Jika ada perulangan di dalam perulangan, jumlah operasinya menjadi berlipat ganda!

4. Mengenal Struktur Data

  • Queue (Antrean): Menggunakan prinsip FIFO (First In First Out) - Yang pertama masuk adalah yang pertama keluar.
  • Stack (Tumpukan): Menggunakan prinsip LIFO (Last In First Out) - Data yang masuk paling akhir justru akan dikeluarkan pertama.
  • Tree (Pohon): Digunakan untuk menyimpan data hierarki / silsilah.
  • Graph (Graf): Digunakan untuk menyimpan data berbentuk jaringan (contoh: peta rute).

5. Pencarian & Pengurutan

  • Pencarian (Searching):
    • Linear Search: Memeriksa urut satu per satu.
    • Binary Search: Sangat cepat karena membagi dua ruang pencarian, TAPI syarat mutlaknya data harus sudah berurutan.
  • Pengurutan (Sorting):
    • Bubble Sort: Berefek gelembung, menukar data bersebelahan jika belum urut.
    • Selection Sort: Mencari nilai terkecil/terbesar lebih dulu.
    • Insertion Sort: Menyisipkan nilai ke posisi yang tepat.

💡 Contoh Kehidupan: Algoritma

  • Algoritma: Memasak mi instan atau urutan wudu. Jika langkahnya terbalik atau terlewat, hasilnya tidak akan jadi atau tidak sah.
  • Dekomposisi: Mengurus acara perpisahan sekolah. Masalah besar ini dipecah ke panitia kecil: Seksi Acara, Seksi Konsumsi, dan Seksi Perlengkapan.
  • Abstraksi: Saat melihat peta Google Maps, kita hanya butuh melihat garis rute jalan dan nama tempat, tanpa perlu tahu warna genteng rumah warga.

💡 Contoh Kehidupan: Struktur Data

  • Queue (Antrean): Beratur beli tiket bioskop atau jajan di kantin. Siapa yang datang awal, dilayani lebih dulu (FIFO).
  • Stack (Tumpukan): Tumpukan piring kotor di dapur. Piring yang ditaruh paling atas (terakhir) adalah yang pertama kali akan dicuci (LIFO).
  • Tree (Pohon): Struktur bagan organisasi sekolah (Kepala Sekolah ➔ Waka ➔ Guru ➔ Siswa).

💡 Contoh Kehidupan: Cari & Urut

  • Linear Search: Mencari pulpen merah di dalam kotak pensil yang berantakan dengan mengeceknya satu per satu.
  • Binary Search: Mencari arti kata "Sistem" di Kamus Tebal. Buka tengahnya, jika terlihat huruf 'M', kita tahu harus mencari di paruh sebelah kanan. Jauh lebih hemat waktu!
  • Bubble Sort: Baris-berbaris dari pendek ke tinggi. Siswa terus bertukar tempat dengan teman di sebelahnya jika teman tersebut lebih pendek darinya.

Terima Kasih!

Mari kita lanjutkan dengan sesi tanya jawab
berdasarkan soal yang telah dikerjakan.

1 / 10